Air Terjun Saili

Salah Satu Air Terjun Terbesar yang Mutlak Ditaklukkan

Pulau Karang

Satu Sisi Pantai Pasir Putih di Pulau Karang - Barus

Air Terjun Mursala

Tak Ada Bantahan ini Merupakan Satu Air Terjun Terunik Di Indonesia

Makam Papan Tinggi

Makam Panjang dan Berada Tepat Di Puncak Bukit

PLTU Labuan Angin

Posisi Di Tepi Pulau Menjadikannya Tampak Bak Kapal Diam

Pantai Binasi, Sorkam - Tapanuli Tengah

Kamis, November 27, 2014 | , , ,


Jika seorang penikmat pantai sedang berada di daerah Tapanuli Tengah, patut menyisihkan sedikit waktu berkunjung ke Pantai Binasi. Pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia ini tergolong landai dengan pasir lembut dan memiliki panjang seperti tak berujung. Sejauh mata memandang hanya tampak garis pantai putih hingga akhirnya putus dibalik pepohonan.




Bisa dikatakan pantai ini belum mendapat sentuhan magis sebagai salah satu tujuan wisata yang patut diandalkan dari pemerintah. Padahal potensinya sangat besar. Tentu yang paling menonjol menurutku adalah garis pantai yang panjang dan dihiasi pepohonan pinus berbaris-baris.

Sampai kini daerah wisata Pantai Binasi hanya dikelola masyarakat setempat. Sehingga fasilitas yang ada masih seadanya. Sekedar menikmati panganan seafood  atau bersantai menikmati waktu sore dan weekend melepas penat pada gazebo selalu tersedia.

Memang pemerintah sudah berpartisipasi setidaknya dalam bentuk akses jalan yang lebih baik dari beberapa tahun silam serta pembenahan beberapa fasilitas umum standar. Namun, itu saja tidak cukup. Selain pemeliharaan juga perlu peningkatan fasilitas pendukung sebagai wisata ternama.



Kenapa ini tampak seperti tidak terawat? Sebenarnya ketika gambar ini diambil, dahan pohon pinus baru saja dipangkas. Menanti layu untuk dibersihkan sekaligus. Selain itu, memang kebersihan pantai dari sampah alami sedikit susah terbendung, sebab bersumber dari dedaunan mati yang masuk ke perairan. Akibatnya tampak berserakan di pasir pantai.



Apa ini? Hanya intermezo, salah satu ranting buah pinus yang pasrah mati di atas pasir dan rerumputan.



Aku tidak tahu harus menilai apa tentang dermaga ini. Sayang sekali fungsi utamanya tidak dirasakan langsung karena "sakit" yang diderita. Idealnya sebagai tempat kapal bersandar. Meski tidak masalah jika dijadikan juga sebagai tempat memancing atau sekedar menikmati suasana.




Pantai Binasi berada di Kecamatan Sorkam Barat Kabupaten Tapanuli Tengah. Jarak dari Kota Pandan sekitar 50 Km atau 40 Km jika dari Kota Sibolga ke arah Barus. Aksesnya bisa ditempuh selama lebih kurang 1 - 1,5 Jam dari Pandan melalui jalan lintas Sibolga - Barus. Dari jalan lintas kemudian memasuki jalan bawah, istilah sebutan warga karena berada hampir di sepanjang sisi pantai (sisi bawah). Sedangkan jalan atas berarti jalan lintas Sibolga - Barus.

Sepanjang jalan bawah juga memiliki pesona sendiri. Walau jalurnya kecil, namun mata tidak habis-habisnya menikmati pesona alam. Mulai dari persawahan hingga pantai yang berada tidak jauh di sisi jalan.

Akhir pekan atau liburan menjadi puncak keramaian pantai ini. Pengunjung datang tidak hanya dari masyarakat setempat tetapi termasuk dari kota-kota terdekat. Bagaimana? Tertarik menjajal wisata Tapanuli Tengah yang satu ini? 


Koordinat Lokasi : 1o 53' 42'' N, 98o 33' 3'' E
Read More

Pondok Bambu, Tukka - Tapanuli Tengah

Senin, November 10, 2014 | , , ,




Pondok Bambu menjadi salah satu alternatif wisata lawas yang masih bertahan di daerah Tapanuli Tengah khususnya kawasan Pandan dan Tukka. Aku harus mengatakan bahwa Pondok Bambu ini termasuk yang paling banyak dikunjungi oleh para pelajar dulu. Namun kini, tidak seramai dulu lagi. Sudah kalah bersaing dengan beberapa tujuan wisata lain.

Sepinya pengunjung mungkin dikarenakan pengelolaannya belum tersentuh langsung secara berarti oleh pemerintah daerah, termasuk perawatan dan perhatian khusus dari aparat desa. Permasalahannya, ya kita tunggu saja kabar baiknya nanti.








Aku tidak tahu persis kenapa tempat ini dinamakan Pondok Bambu. Barangkali dulu pernah ada sebuah pondok yang terbuat dari bambu, namun kini aku tidak melihat lagi. Hanya bebatuan besar yang menemani.

Overall, Pondok Bambu menyuguhkan ketenangan. Lokasinya yang jauh dari aktivitas masyarakat memberi kesan "enak ya disini." Jika mengenang kisah sekolahan dulu, disini seru sekali untuk kumpul bersama teman-teman sekolah sambil bakar-bakar ikan. 



Pondok Bambu berada di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah. Akses menuju tempat ini masih tergolong baik. Jalan aspal sudah mencapai ke lokasi wisata. Jika perjalanan dimulai dari Pandan, hanya memakan waktu sekitar setengah jam atau berjarak lebih kurang 8 Km. Dalam perjalanan mata juga akan disuguhkan dengan pemandangan hamparan sawah cukup luas di antara kawasan pemukiman warga.


Koordinat Lokasi : 1o 41' 12'' N, 98o 53' 24'' E
Read More

Panjat Pinang, 17 Agustus-an

Kamis, November 06, 2014 | , , ,

Indonesia memang selalu kaya akan adat istiadat, budaya, tradisi, permainan tradisional dan berbagai pesona lain yang tidak ada di negara lain. Kali ini kita sedikit memberi perhatian pada permainan panjat pinang.

Siapa yang tidak tahu panjat pinang. Salah satu permainan sekaligus olahraga yang lekat dengan perayaan 17 Agustus atau hari kemerdekaan republik tercinta. Panjat pinang, jika tubuh seperti perangkat smartphone dengan sistem baterai cas, aku berpendapat bahwa butuh dua kali cas baterai untuk memenuhi kebutuhan energi khusus untuk tertawa saja sepanjang menyaksikan peserta beraksi menaklukkan si batang pinang nan licin. Bagiku, permainan ini benar-benar menghibur dan mengganggu stabilitas otot pipi serta perut karena kebanyakan tertawa.





Pada perhelatan panjat pinang kali ini, monggo dinikmati istimewanya aksi yang diadakan di Desa Hajoran Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tepatnya pada 17 Agustus 2013.

Masing-masing daerah pasti memiliki persamaan dan perbedaan dalam setting panjat pinang. Bagiku, ini salah satu yang paling istimewa. Dilakukan di laut walau hanya pada kedalaman satu meter. Desa Hajoran menjadi satu tempat paling ideal dan memenuhi syarat pelaksanaan panjat pinang di air karena kedalaman airnya cocok, jarak ke darat sekitar 30-an meter, juga letaknya yang berbatasan langsung dengan jalan raya. Sehingga masyarakat yang melintas dapat langsung menyaksikan.

Gambar di atas menjadi sepasang pohon pinang yang akan ditaklukkan. You see that. Tidak terlalu besar jika dilihat dari nominal hadiahnya. Namun, kesannya bisa sangat luar biasa.
















Eh, tidak bermaksud menampilkan dan mempertontonkan sesuatu yang terkesan pornoaksi atau pornografi ya. Please forgive me. ^_^

Beginilah sebagian kecil aksi yang dilakukan peserta. Banyak ekspresi, banyak tawa, banyak teriakan, mungkin banyak kesakitan. Sementara penonton hanya bisa tertawa dan tertawa. Sesekali menahan nafas lalu merasa iba juga saat peserta harus meluncur rubuh. Lucu.

Peraturan awal sebenarnya hanya diberikan waktu 15 menit kepada satu tim yang terdiri dari maksimal 8 orang. Sayangnya itu hanya berlaku beberapa putaran saja sekalipun tim lain begitu bernafsu menaklukkan, tak jua mampu. Jam berganti jam, satu tim bergabung dengan tim lainnya. Jika semula hanya dua tim yang bergabung jadi satu, namun akhirnya lebih ekstrim lagi. Semua telah menjadi satu. Tetap tak mampu menggapai puncak. Variasi peserta, mulai dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa. Dengan harapan kombinasi berbagai ukuran ini akan memudahkan ambisi. Ternyata gagal lagi dan lagi.








Mungkin bukan kesengajaan secara langsung. Namun beginilah solusi akhir menaklukkan si batang pinang nan licin. Peserta berkali-kali hampir mencapai hadiah, namun pondasi manusia tidak kuat, rubuh. Entah bentuk kasihan dari si batang pinang, akhirnya dirinya pura-pura menyerah dengan melonggarkan injakannya pada dasar tanah perairan. Silahkan nikmati panen raya ini.

Ekspresi bahagia terpancar saat mereka berhasil memperoleh buah dari usahanya. Itupun harus berbagi dengan peserta lain. Tidak jarang justru hanya jadi tim penggembira karena kala rebutan.















Jika batang pinang pertama rubuh lebih dikarenakan kecelakaan, tidak dengan pinang kedua. Peserta yang mungkin sudah frustasi memang menyengaja menumbangkan batang pinang sebagai strateginya. Mau bagaimana lagi, panitia awalnya juga melarang. Akan tetapi, lama tidak terselesaikan, kasihan juga para peserta. Finally, monggo segala cara.

Overall, aku sangat menikmati sekitar 2-3 jam menyaksikan pertunjukan gratis dan menyenangkan ini. Begitu pula pengunjung lain. Sangat menghibur sekalipun matahari sedikit menyengat sejak menjelang siang hingga condong ke barat. Selain objek yang istimewa, suasana pantainya juga memberi tambahan amunisi keindahan. Tidak kalah indah, jika posisi matahari tepat sesuai musimnya akan terlihat jelas sang surya tenggelam di laut ufuk barat sana tanpa terhalang pulau atau bukit. So, meskipun hadiah tidak seberapa, harga kesenangan dan keseruannya lebih dari angka.

Tidak semua tempat memiliki gaya seperti ini. Jadi, tidak salah jika 17 Agustus berikutnya layak kesini lagi. Panjat pinang dalam air ini sudah menjadi rutinitas tahunan di daerah ini. Perfecto.
Read More